Tuesday, April 2, 2019

Masjid Blok A Tanah Abang Terindah di Pusat Perbelanjaan

Masjid Blok A Tanah Abang Terindah di Pusat Perbelanjaan



Masjid Blok A Tanah Abang


Hampir setiap orang sudah terbiasa dengan hiruk pikuk suasana di pasar. Begitu pula dengan pusat perbelanjaan Blok A Tanah Abang, Jakarta Pusat. Aktivitas transaksi jual beli di pusat grosir terbesar di Asia Tenggara ini berlangsung dari pagi hingga menjelang malam.

Ribuan orang, dari berbagai suku bangsa dan warna kulit, hilir mudik melakukan perniagaan. Tempat ini hampir tak pernah sepi dari ribuan manusia setiap harinya. Begitulah kondisi sebuah pasar.

Namun, bila diperhatikan secara saksama, ada beberapa perbedaan yang cukup mencolok antara Pasar Tanah Abang dibandingkan pasar lainnya, apalagi dengan pasar tradisional. Di tempat ini, kebersihan cukup terjaga kendati dipenuhi berbagai macam barang dagangan.

Satu hal lagi, termasuk yang membedakannya dengan pusat perbelanjaan lainnya, adalah keberadaan tempat ibadah (masjid atau mushala). Biasanya, di pasar tradisional, lokasi masjid atau mushala ditempatkan di bagian sudut.

Di mal-mal, pada umumnya, masjid atau mushala ditempatkan di pojok ruangan sempit, di basement (lantai dasar), atau di parkiran. Hal tersebut berbeda dengan Blok A Pasar Tanah Abang. Masjid di lokasi ini justru ditempatkan di bagian paling atas, yakni di lantai 14.

Tentu, ada 'pesan' berbeda yang ingin disampaikan pengelola pasar melalui keberadaan masjid yang berada di lantai paling atas ini. Pertama, untuk menempatkan posisi sebagai puncak tertinggi dalam mengagungkan asma Allah. Kedua, tentunya agar selalu terlihat indah dan bersih.

Bagi yang belum pernah berkunjung ke lokasi ini, keberadaan masjid di puncak bangunan itu mungkin akan terasa merepotkan karena harus menaiki ratusan anak tangga. Tapi, jangan salah, pengelola pasar sudah mengantisipasi hal tersebut dengan menyediakan tangga berjalan (eskalator) dan lift. Sehingga, akan memudahkan para pengunjung dan jamaah masjid untuk menjalankan ibadah kepada Allah.

Para pedagang yang berada di basement pun tak perlu khawatir akan ketinggalan shalat berjamaah. Sebab, kumandang azan akan senantiasa berseru kepada mereka untuk menunaikan shalat di rumah Allah ini melalui pengeras suara yang tersedia dari lantai dasar hingga puncak.


Cari karpet masjid murah? Kunjungi kami di juragankarpetmasjid.com

Wednesday, November 28, 2018

Masjid Al-Makmur, Tanah Abang Jakarta

Masjid Al-Makmur, Tanah Abang Jakarta
       
        Tak hanya terkenal dengan pasar grosir (terutama produk tekstil) terbesar di Indonesia hingga Asia Tenggara, Tanah Abang Jakarta memiliki sebuah masjid yang sudah berumur sangat tua. Masjid tersebut bernama “Masjid Jami’ Al-Makmur Tanah Abang”, namun terkenal juga dengan nama “Masjid Al Makmur” saja.
        Masjid Al-Makmur  mempunyai sejarah yang sangat berhubungan erat dengan sejarah Tanah Abang Jakarta. Karena sudah berusia ratuan tahun, Masjid Al-Makmur merupakan salah satu Masjid tertua di Jakarta yang masih dijaga dan dirawat hingga saat ini. Pada tahun 1704 Masjid Al-Makmur mulai dibangn oleh bangsawan Kerajaan Islam Mataram pimpinan KH. Muhammad Asyuro.
masjid al makmur
       Pada masanya, Masjid Al-Makmur berada di sekeliling rumah-rumah penduduk. Namun sekarang sangat jarang ditemukan pemukiman penduduk disekitar masjid tersebut karena terdapat berbagai pusat perdagangan Tanah Abang. Seiring dengan perubahan waktu, perkembangan perekonomian di Tanah Abang semakin pesat hingga saat ini. Hal tersebut berdampak pada masjid Al-makmur karena pada bagian halaman Masjid terus tergerus untuk di gunakan sebagai sarana pelebaran jalan maupun sebagai area parkir kendaraan. Hal ini memang sangat memprihatinkan, tapi paling tidak keaslian dari bangunan Masjid tidak sampai dirusak.
         Masjid yang penuh dengan nilai sejarah lebih dari 3 abad lalu ini dibangun oleh seorang Ulama berama “KH. Muhammad Asyuro” pada tahun 1704 Masehi, dengan ukuran pertama kali sebesar mushola saja, yaitu sekitar 12 x 8 meter. Sampai pada abad 20 masjid ini terus dijaga oleh keturunan beliau, mulai dari putranya KH. Abdul Murod Asyuro dan KH. Abdul Somad Asyuro.
         Tepatnya pada tanggal 30 Agustus 1735 masjid ini selesai dibangun, kemudian dari waktu tersebut juga secara bersamaan Yustinus Vinck, seorang tuan tanah Belanda mulai mendirikan proyek sebuah pasar di Tanah Abang yang hanya buka pada hari sabtu saja. Sampai sekarang julukan “Pasar Sabtu” masih tetap melekat pada pasar di Tanah Abang tersebut.
       Pada zaman dulu kampung tanah abang pada masa KH. Muhammad Asyuro hanya terdiri dari beberapa kepala keluarga saja, namun seiring berkembang dan bertambahnya jumlah penduduk, para tokoh masyarakat Tanah Abang mulai bersepakat untuk memperluas Mushola / Langgar tersebut menjadi 44m x 28m. Masjid tersebut kemudian dipugar diatas tanah wakaf dari seorang keturunan arab, “Habib Abu Bakar Bin Muhammad Bin Abdurrahman Al-Habsyi”, sekaligus keturunan langsung dari Rasulullah SAW.
interior masjid al makmur
       Habib Abu Bakar mewakafkan tanah seluas 1.142 meter persegi, serta mendanai sebagian besar kebutuhan pembangunan masjid saat itu. Beliau juga telah mendirikan yayasan yatim piatu Daarul Aitam yang terletak di satu jalan yang sama dengan masjid.
         Dilanjutkan pada tahun 1932, pemugaran masjid diperluas kembali sampai 508 meter persegi kearah utara. Perluasan tersebut berlokasi di tanah yang diwakafkan oleh Salim Bin Muhammad bin Thalib, lalu ditambahkan pula sebidang tanah seluas 525 meter persegi dibagian belakang masjid pada tahun 1953. Sampai saat ini total luas keseluruhan masjid adalah 2.175 meter persegi.
        Sedangkan untuk Ranah Arsitektur, gaya bangunan yang diadopsi adalah gaya Timur Tengah dipadukan dengan nuansa modern. Kubah utama berwarna hijau dan bisa dilihat dari segala arah, lalu kesan klasik juga bisa dirasakan pada saat berada dialam masjid. Beberap kusen pintu dan jendela merupakan gaya arsitektur pada sekitar abad 17.
       Masjid ini memiliki 2 menara pendek yang mengapit 3 pintu masuk. Sedangkan untuk bagian bawah, terdapat bentuk segi empat yang mengecil, dimana menyerupai topi bishop.  Lalu puncak menara tersebut diberi kubah-kubah kecil bawang seperti lazimnya masjid yang berada di Indonesia.
       Masjid yang mampu menampung sekitar 5.200 jamaah ini mempunyai 3 makam yang dikeramatkan, yang merupakan makam pendiri serta pewakaf tanah masjid tersebut.

Sumber : https://kontraktorkubahmasjid.com/masjid-al-makmur-tanah-abang-jakarta/

Cari karpet masjid murah? Kunjungi kami di juragankarpetmasjid.com

Monday, November 26, 2018

Menengok Masjid Terindah Di Blok A Tanah Abang

Menengok Masjid Terindah Di Blok A Tanah Abang

Pusat perbelanjaan Blok A Tanah Abang, Jakarta Pusat menjadi tempat aktivitas transaksi jual beli di pusat grosir terbesar di Asia Tenggara. Hiruk pikuk perdagangan berlangsung dari pagi hingga menjelang malam. Ribuan orang hilir mudik melakukan perniagaan, tak pernah sepi setiap harinya.
Suasana di dalam masjid Blok A Tanah Abang
Namun  ada beberapa perbedaan yang terlihat antara Pasar Tanah Abang dibandingkan pasar lainnya. Di tempat ini, kebersihan cukup terjaga walaupun dipenuhi berbagai macam barang dagangan. Kemudian yang membedakannya dengan pusat perbelanjaan lain, adalah keberadaan tempat ibadah, berupa masjid. Biasanya di pasar tradisional, lokasi masjid atau mushala ditempatkan di bagian sudut. Sedangkan di mall-mall, umumnya ditempatkan di pojok ruangan sempit, di lantai dasar atau di parkiran. 
 
Masjid Jami' Fatahillah justru ditempatkan di bagian paling atas, yakni di lantai 14. Ada pesan tersendiri yang ingin disampaikan pengelola pasar melalui keberadaan masjid yang berada di lantai paling atas. Pertama, untuk menempatkan masjid sebagai puncak tertinggi dalam mengagungkan asma Allah. Kedua, tentunya agar selalu terlihat indah dan bersih dan mudah dicari.
Bagi yang belum pernah berkunjung ke Blok A Pasar Tanah Abang, keberadaan masjid di puncak bangunan itu tak merepotkan untuk diakses. Pengelola pasar sudah menyediakan tangga berjalan atau eskalator dan lift. Sehingga akan memudahkan para pengunjung dan jamaah masjid untuk menjalankan ibadah kepada Allah.
Para pedagang yang berada di basement pun tak perlu khawatir ketinggalan shalat berjamaah. Sebab, kumandang adzan juga akan senantiasa terdengar kepada mereka, melalui pengeras suara yang tersedia dari lantai dasar hingga puncak bangunan pasar.
Ruangan dan aneka tulisan kaligrafi di dinding masjid membuat hawa sejuk langsung menyelimuti setiap hati para jamaah ataupun pengunjung masjid. Bukan saja karena ruangannya yang dilengkapi pendingin ruangan di setiap sudutnya, tetapi asma Allah selalu berkumandang dengan lantunan irama yang syahdu.
Oleh karena itu, hati jamaah akan senantiasa khusyuk bermunajat kepada Allah. Keindahan arsitekturnya membuat orang betah untuk berlama-lama berada di dalamnya dan mengagumi karya anak manusia yang diberikan dari Sang Mahakarya, pemilik keindahan dan keagungan, Allah.
 
Sumber : http://www.bersamaislam.com/2016/11/mengintip-keindahan-masjid-blok-pasar.html
 
Ingin membeli karpet masjid murah? Kunjungi toko kami di juragankarpetmasjid.com atau hubungi di nomor 081226459781

Sunday, November 25, 2018

Harga Karpet Masjid Di Tanah Abang

Harga Karpet Masjid Di Tanah Abang 

Harga karpet masjid tanah abang dan harga karpet yang ditawarkan oleh toko Aladdin Karpet tidak jauh beda dengan kualitas yang ditawarkan ialah kualitas yang terbaik. Sekarang anda tidak perlu repotpergi ke Tanah Abang di Jakarta karena untuk menemukan karpet masjid bisa dijumpai di toko Aladdin Karpet Yogyakarta.
Karpet masjid di  Toko Aladdin Karpet merupakan barang import Turki yang terkenal dengan kualitas yang mendunia. Karpet Sajadah Turki yang terbuat dari benang Polypropylene menjadikan karpet sajadah sintetis yang berarti bisa dibersihkan dengan sangat mudah. Bahan Polyproplyne menjadi jauh lebih populer karena harga karpet masjid sangat terjangkau, tahan lama, tahan jamur, tahan kelembaban dan praktis untuk dibersihkan
Toko Aladdin Karpet kami menyediakan berbagai macam tipe karpet sajadah yang berbeda-beda. Dibawah ini merupakan tipe dan harga dari karpet sajadah untuk masjid dari Toko Aladdin Karpet:
Nah itu sedikit ulasan tentang Harga karpet masjid tanah abang, bila ingin memiliki karpet sajadah impor Turki untuk masjid Anda dapat mengunjungi langsung toko kami yang beralamat di Jalan Magelang Km 13, Triharjo, Sleman, Yogyakarta dan juga toko cabang di kota Tangerang, Semarang, Kudus dan Malang atau menghubungi kami di nomor 081226459781.
Selain menyediakan karpet sajadah import Turki, kami jual antara lain Jadwal Sholat Digital, Kubah Masjid, CCTV, dan Runningtext.

  1. Tipe Super Premium
Harga : Rp. 625.000,00
  1. Tipe Grand Premium
Harga : Rp. 550.000,00
  1. Tipe Premium
Harga : Rp. 500.000,00
  1. Tipe Super
Harga : Rp. 475.000,00
  1. Tipe Grand Platinum
Harga : Rp 375.000,00
  1. Tipe Platinum Plus
Harga : Rp 325.000,00
  1. Tipe Platinum
Harga : Rp. 285.000,00
  1. Tipe Classic
Harga : Rp. 225.000,00
  1. Tipe Minimalis Plus
Harga : Rp. 200.000,00
  1. Tipe Minimalis
Harga : Rp. 150.000,00
  1. Tipe Ekonomis Plus
Harga : Rp. 140.000,00
  1. Tipe Ekonomis
Harga : Rp. 90.000,00
*Harga dapat berubah sewaktu-waktu dan harganya yang ditawarkan tidak jauh beda dengan harga yang ada di Tanah Abang.

Sumber :  juragankarpetmasjid.com/blog/harga-karpet-lantai-masjid/





Wednesday, November 21, 2018

Tips Belanja Karpet Di Tanah Abang



Tips Belanja Karpet Di Tanah Abang
Pasar Tanah Abang
Pasar Tanah Abang merupakan salah satu pusat grosir tekstil dan karpet masjid di kawasan Jakarta Pusat. Tak hanya ramai dikunjungi masyarakat di Jakarta, Pasar Tanah Abang pun banyak menjadi incaran wisatawan dari luar Jakarta bahkan luar negeri. Kondisi Pasar Tanah Abang kini sudah jauh berbeda jika dibandingkan tahun 1980-an. Saat ini Pasar Tanah Abang selalu buka dan ramai setiap harinya. Oleh karena buka setiap hari, banyak wisatawan yang berdatangan ke sana untuk sekedar berbelanja.
Namun, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum Anda berbelanja di Pasar Tanah Abang.
Pilih waktu yang pas untuk belanja
Para pedagang di wilayah Pasar Tanah Abang sudah mulai beraktivitas sejak dini hari. Mereka mulai membuka toko dan siap berjualan. Anda pun bisa datang sejak pagi hari. Biasanya ketika hari masih pagi, banyak pedagang yang berbaik hati memberikan potongan harga sebagai penglaris pertama. Selain itu, jika Anda datang terlalu sore seperti halnya datang pukul 15.00 WIB, beberapa toko sudah bersiap untuk tutup. Rata-rata pedagang di sana akan menutup toko mulai pukul 16.00 WIB. Jika tidak ingin terlalu berdesakan saat berbelanja, maka sebaiknya jangan datang di akhir pekan. Datanglah di hari biasa dari Senin hingga Jumat.
Siapkan uang tunai
Rata-rata penjual di Tanah Abang tidak menyediakan mesin untuk debit atau kredit. Pembeli harus menyiapkan uang tunai untuk transaksi pembayaran. Perlu diingat, jangan membawa uang tunai terlalu banyak. Jika habis, Anda masih bisa mengambil uang lagi sebab banyak pula gerai ATM di sana.
Jalin hubungan baik dengan penjual
Berbelanja tentu tak luput dari tawar-menawar harga. Menawar harga barang boleh saja. Asalkan Anda benar-benar akan membelinya. Selanjutnya, Anda bisa bertukar nomor ponsel untuk sekedar bersilaturahmi atau untuk mendapatkan informasi soal barang yang baru dirilis. Biasanya, ketika penjual sudah berhubungan baik dengan pembeli, mereka akan memberikan potongan harga lebih besar atau memberikan bonus kepada pembeli.

Kunjungi toko karpet masjid di juragankarpetmasjid.com

Sumber : https://travel.kompas.com/read/2017/11/08/210300527/tips-belanja-di-pasar-tanah-abang